PUTRA MAHKOTA MAHARAJA MUDA KUTAI MULAWARMAN DIANUGERAHI GELAR GLOBAL ROYAL HONORARY ADVISOR OLEH FOWCAAS SINGAPURA
Singapore, 6 Juni 2026 PUTRA MAHKOTA MAHARAJA MUDA KUTAI MULAWARMAN His Royal Crown Prince M.M. Nala Indra Vachruca Dilaya resmi menerima pengakuan internasional dari Federation of World Cultural & Art Society Singapore - FOWCAAS.

Penunjukan ini tertuang dalam Certificate of Appointment bernomor 06361D yang diterbitkan FOWCAAS pada tanggal 6 Juni 2026 di Singapura.
Melalui keputusan dewan pengurus, beliau ditetapkan sebagai Global Royal Honorary Advisor - Penasihat Kehormatan Kerajaan Internasional FOWCAAS.
Sebelum penetapan tersebut, FOWCAAS telah melayangkan surat undangan resmi No. 2026/06/01_0636_ID tertanggal 1 Juni 2026 yang ditandatangani H.R.H Chief Grand Master Jason Tan Beng Siang, PhD, Founder & Chief Councillor FOWCAAS Global. Dalam surat tersebut, FOWCAAS mengundang beliau untuk bergabung sebagai aliansi global dan memberikan expert knowledge di bidang budaya dan seni.

FOWCAAS - Federation of World Cultural & Art Society Singapore adalah organisasi budaya resmi Singapura yang terdaftar UEN: T18SS0013L sejak 2018. Organisasi ini telah menjalin kerja sama dengan lembaga dan tokoh dari 145 negara di dunia, serta aktif mempromosikan nilai "Culture Only, No to War" melalui inisiatif World Peace for Children's Day.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi FOWCAAS atas dedikasi dan kontribusi Putra Mahkota Maharaja Muda Kutai Mulawarman dalam melestarikan budaya serta memajukan nilai-nilai seni dan kemanusiaan.
Dalam NASKAH PIDATO RESMI Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda Berdaulat Agung Maharaja Kutai Mulawarman Professor Dr. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyah Rechza Fachlevie Wangsawarman, PhD, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Yang Mulia H.R.M. Sri King Gen. Prof. Dato’ Seri Dr. Grandmaster Jason Tan Beng Siang, Ph.D., JP, Founder FOWCAAS, Federasi Perkumpulan Budaya dan Seni Dunia Singapura, dan Yang Terhormat Dr. Janice Ding Jun, Acting President FOWCAAS.

Memberi salam hormat kepada Yang Mulia Para Duta Besar Negara Sahabat: H.E. Mr. Ahmed Mostafa, Duta Besar Republik Arab Mesir untuk Singapura, H.E. Rabia Shafiq, Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Singapura, H.E. Sa'ed Khalid Moh'd Radaideh, Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Singapura, H.E. Lisbet Quesada Luna, Duta Besar Republik Kuba untuk Singapura.
Dan memberi sapaan kehormatan kepada Yang Mulia Grandmaster Carter Wong, Founder WCMAF, Yang Terhormat Dr. Mandy Huang Zhiying, Anggota CPPCC Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok, Yang Terhormat Tuan Zhuang Shaoping PBM, Mantan Anggota Parlemen Singapura, Yang Mulia HRH King Philippe Zhuang Wang Xiang, Raja Naladuta Kerajaan Kutai Mulawarman di Singapore, H.R.M. King Tan Sri Prof. Dato' Seri Dr. Christian Kingsley Goh Kwee Keng, PhD, JP, International President Kutai Mulawarman Royal Council.
Mahaaraja Kutai Mulawarman menyatakan “Undangan ini adalah kehormatan besar bagi Wangsa Kutai Mulawarman untuk memperkenalkan nilai luhur Kutai Mulawarman di panggung dunia.” Maka mulai hari ini, Putra Mahkota Kerajaan Kutai Mulawarman resmi menjadi Penasihat Kehormatan Kerajaan Dunia dari Indonesia mewakili Wangsa Kutai Mulawarman.
Kegiatan FOWCAAS pada 6 Juni 2026, Pada tanggal dan tempat yang sama, Federation of World Culture and Arts Society (Singapore) menandatangani inisiatif "World Peace for Children's Day" dengan semboyan "Culture Only, No to War" sebagai bagian perayaan Hari Anak Internasional. FOWCAAS juga secara resmi mendukung Deklarasi Universal Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdamaian, yang menyerukan inisiatif mempromosikan budaya damai dan melindungi hak serta martabat anak-anak.
Dalam acara tersebut, kerja Kuba dalam membela dan menghormati hak-hak anak serta mempromosikan perdamaian mendapat pengakuan. Negara tersebut dianugerahi medali peringatan khusus. Duta Besar Lisbet Quesada dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut dan mengakui pentingnya inisiatif ini, mengingat meningkatnya agresi tidak beralasan terhadap negara-negara berdaulat dan merdeka yang berdampak besar pada perdamaian dan keamanan anak-anak. (Sumber: Kedutaan Besar Kuba di Singapura). MKM.-

Komentar via Facebook