MENGENAL 9 HAJI : RAJA EKONOMI BARU INDONESIA YANG GESER DOMINASI 9 NAGA
Bekasi - Jika selama ini peta ekonomi Indonesia identik dengan istilah 9 Naga, kini muncul kekuatan baru dari daerah yang disebut 9 Haji. Istilah ini viral setelah dibahas publik dan merujuk pada pengusaha pribumi Muslim yang membangun imperium dari nol di kawasan tambang dan kebun sawit.
Berbeda dengan 9 Naga yang berpusat di Jakarta, Mereka bukan taipan Jakarta, melainkan kekuatan baru yang disebut 9 Haji adalah pengusaha pribumi Muslim yang membangun kerajaan bisnisnya dari daerah-daerah kaya sumber daya alam seperti. Sumatera, Maluku , Kalimantan dan Sulawesi. Julukan Haji bukan hanya soal status religi, tapi jadi simbol identitas pengusaha daerah yang sukses secara vertikal dari hulu ke hilir.
9 HAJI: TOTAL ± Rp 500 TRILIUN
Kelompok ini berpusat di daerah dengan bisnis hulu: tambang, sawit, emas, nikel. Mereka kuasai sumber bahan baku nasional.
Siapa 9 Haji itu?
1. Haji Isam (Jhonlin Group) - Kalsel
Simbol utama 9 Haji. Dari tukang ojek jadi pemilik jet Boeing Rp 1,2 T. Produksi batu bara 400 ribu ton/bulan.
2. Jusuf Kalla (Kalla Group) - Sulsel
Mantan Wapres. Dari jualan tekstil jadi raja otomotif Toyota Indonesia Timur.
3. Haji Rasyid (CBI Group) - Kalteng
115.000 Hektar sawit. Masuk Forbes.
4. Haji Aksa Mahmud (Bosowa) - Sulsel
Dari es balok jadi pemilik Semen Bosowa dan jalan tol.
5. Haji Leman (Hasnur Group) - Kalsel (Alm)
Dari perahu klotok sungai Barito jadi raja tambang.
6 & 7. Haji Ijai & Haji Ciut (Gunung Mulia) - Kalsel
Duo kakak-beradik batu bara Tapin yang viral pesta 14 hari 14 malam.
8. Haji Anif (Alam Group) - Sumut
Raja sawit Medan yang kuasai ribuan hektar.
9. Haji Robert (NHM) - Malut
Penakluk tambang emas Gosowong berton-ton emas.
menilai ini bukan perang, melainkan pergeseran. 9 Naga butuh pasokan batu bara dan CPO dari 9 Haji untuk menggerakkan pabrik, mal, dan bank. Sebaliknya, 9 Haji butuh jaringan distribusi 9 Naga untuk menjual.
"Ini bukti pemerataan ekonomi. Kekayaan tidak lagi hanya di Jakarta, tapi sudah lahir dari daerah,"
Akankah model bisnis mandiri 9 Haji tambang sendiri, angkut sendiri, jual sendiri menjadi masa depan konglomerasi Indonesia
Ciri: Pribumi, mulai dari kuli, sopir, pedagang kecil. Kuasai sumber daya alam mentah langsung di lapangan. Aset gabungan ditaksir > Rp 500 Triliun dan kuasai 40% pasokan nasional.
Akhirnya pribumi jadi tuan di negeri sendiri, Angka 9 Haji adalah estimasi aset grup berdasarkan produksi & luas lahan, bukan harta pribadi likuid.
Sumber: Forbes Indonesia 2025, LHKPN KPK

Komentar via Facebook